Tema Kipas
Editorial
Panggung teater Art Deco dari lak dan kuningan. Saat sampul diketuk, kipas kuningan terbuka dan tiga lengkung panggung membelah ke samping.
Catatan rancangan
Tema Kipas dibuka di depan panggung teater tahun 1920-an. Bingkai panggung dari lak bertingkat punya tiang beralur, lis zigzag yang berhenti di medali berinisial pasangan, dan pelat kuningan bertuliskan Undangan pernikahan. Di dinding panggung ada tatah kipas dari garis kuningan tipis. Saat sampul diketuk, kipas kuningan naik dari poros dan terbuka di atas tatahnya. Cahaya bergerak di tepi kuningan sampai medali berkilat, lalu tiga lengkung dalam membelah ke kiri dan kanan. Kipas tetap terbuka di belakang pelat hitung mundur. Tiap bab memakai lis zigzag, tiang beralur, dan kipas kecil di atas judul yang makin terbuka dari bab ke bab sampai terbuka penuh di penutup. Nama dan judul memakai Aboreto, isi memakai Brygada 1918. Kuningan hanya untuk garis dan pelat, warna laknya mengikuti palet. Tanpa motif adat daerah.
Oleh Tim Sampul
Isi undangan
- Info acara, peta, dan simpan ke kalender
- Galeri foto
- Cerita berdua
- Konfirmasi kehadiran
- Ucapan dan doa
- Amplop digital
Varian
Pilihan warna: Merak, Oniks, Marun, Safir.
